Melisoy Coffee

Rp90.000

Keunggulan Melisoy Coffee

  • Terbuat dari bubuk kopi Arabika dan Robusta
  • 60% susu bubuk kedelai MELILEA
  • Dikemas dalam sachet saji satuan.
  • Bebas Non-Dairy Creamer
  • Tidak mengandung susu atau olahan dari hewan
  • bebas pemanis buatan
  • bebas lemak trans atau zat pengemulsi
  • bebas perasa atau pewarna buatan
  • bebas minyak sawit yang terhidrogenasi
Kategori:

Deskripsi

Melisoy Coffee

Melisoy Coffee terbuat dari kopi arabika dan kopi robusta sehingga menghasilkan kopi yang lezat dan nikmat. Melisoy Coffee sangat mudah untuk disajikan, praktid dibawa kemanapun serta harganya yang cukup terjangkau. Melisoy Coffee di buat dengan teknologi  canggih untuk menghasilkan kopi yang nikmat dan tetap berkhasiat.

pada tahun 2010, Cochrane Database of Systematic Reviews menerbitkan tinjauan terverifikasi dari laporan studi yang diserahkan oleh Welsh EJ, et al. bernama, Kafein untuk Asma  . Para peneliti melakukan 7 uji coba dengan 75 peserta, di mana enam tes dengan 55 peserta adalah eksperimen plasebo, dan semua tes dengan suara bulat menunjukkan bahwa kopi membantu memperbaiki gejala Asma.

Pada tahun 2009, Archives of Internal Medicine menerbitkan laporan tinjauan. hal ini dilakukan oleh Huxley R, et al. yang mempelajari sebanyak 18 laporan penelitian, yang terdiri dari 4.50.000 peserta, penelitian tersebut menyimpulkan bahwa setiap cangkir kopi yang diminum setiap hari dapat membantu mengurangi risiko diabetes sebesar 7%.

Pada tahun 2005, International Journal of Cancer menerbitkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Taichi Shimazu et al. Proyek penelitian bertujuan untuk  melihat dampak kopi dalam menurunkan risiko perkembangan kanker hati di Jepang. Hasil studi dikumpulkan dari analisis dari dua kelompok, kelompok pertama terdiri dari lebih dari 22.000 laki-laki dan perempuan sedangkan kelompok kedua terdiri dari lebih dari 38.000 laki-laki dan perempuan. Studi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun dan para peneliti menyimpulkan pada akhirnya bahwa kopi secara signifikan berkontribusi untuk menurunkan risiko kanker hati.

kopi arabika saat ini mewakili sekitar 70% dari produksi global.kopi arabika pertama kali ditemukan pada 1000 tahun sebelum masehi di Ethiopia. suku Oromo di Kefa mengkonsumsi biji kopi arabika dengan membuatnya menjadi bulat seperti bola pingpong. pada abad ke 7, kopi ini menyebar menyebrangi laut merah dari Ethiopia ke Yaman (arab) dan munculah nama kopi arabika. berdasarkan catatan lama, para ulama di arab menggunakan kopi arabika sebagai penahan kantuk agar bisa bekerja lebih efektif. pada abad ke 15, kopi arabika menyebar ke Eropa lalu keseluruh dunia.

saat ini kopi arabika menjadi kopi yang paling di minati diseluruh dunia karena rasanya yang enak dan berkualitas. kopi arabika juga memiliki kandungan kafein yang lebih sedikit dari kopi kopi lainnya.

Informasi Tambahan

Berat 0.5 kg